Beda Holocaust dengan Tragedi Gaza


Holocaust adalah tragedi yang dibesar-besarkan, tapi faktanya tak bisa dibuktikan kecuali hanya permainan kata-kata dan angka. Orang-orang sudah mengunjungi Jerman di daerah-daerah yang “katanya” menjadi bagian peristiwa Holocaust, tapi tak ada tanda atau hal yang bisa mengarahkan kepada kesimpulan bahwa telah terjadi satu “pembantaian besar-besaran” dalam waktu singkat. Kalau di masa modern adalah masa di mana akal berjaya, maka Holocaust adalah peristiwa yang mempermainkan akal, dan tak berlaku adanya rasionalitas di sini. Yang ada hanya angka dan pengakuan sepihak tanpa bukti.

Sementara, Gaza, semua orang berbondong-bondong ke sana ingin menolong, berbagai negara mengirimkan sukarelawan. Yang tidak lolos, diserang oleh tentara Israel, kabarnya sukarelawan disusupi teroris, atau misi sukarelawan adalah kamuflase. Dan itu hanya kabarnya tentara Israel. Yang lolos ke Palestina, menyaksikan sendiri ketidakadilan, kehancuran, pembunuhan. Saksi mata yang terpercaya, yang berkarir di bidang yang tak ada hubungannya sama sekali dengan terorisme (dokter, perawat, jurnalis) menjadi penyaksi langsung di kejadian. Beberapa membawa “oleh-oleh” berupa foto, bahkan luka yang didapat di lokasi. Dunia berteriak, tapi disumpal.

Kalau dibandingkan, Holocaust adalah botol kosong yang dibalur-baluri darah dengan paksa. Sementara Gaza ibarat botol penuh darah tetapi disumpal rapat-rapat dan rapi-rapi.

TInggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s