Kita Sumur ataukah Pengangkut Air?


Setiap hari, hampir lima kali, kita melewati sebuah jalan menuju masjid. Kita melewati sekumpulan anak-anak remaja yang tak pernah beranjak dari tempat duduk mereka ketika adzan dan iqomah sudah berkumandang.

Apakah kita akan terus hanya sekedar melewatinya saja?

Tidak…!!

Kita akan memasuki kumpulan remaja itu. Tapi kita tidak mencari posisi di dalam kumpulan itu. Kita tidak mengikuti ke mana mereka pergi. Kita akan membuat, merekalah yang akan mengikuti kita. Kita akan warnai mereka perlahan. Walau itu membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Rasulullah Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam saja, meskipun akhirnya beliau sudah meninggal, masih mampu memberikan hidayah kepada seorang Yahudi tua yang buta.

Apalah kita yang masih hidup saat ini???

Apakah kita sumur yang hanya diam dan senantiasa menunggu ember bersusah payah turun menggantung ke bawah?

Ataukah kita truk pengangkut air, yang rela menghabiskan waktu berjam-jam ke kantong-kantong daerah yang kekeringan, membawakan air bersih, sang sumber kehidupan makhluk hidup di bumi ini??

Sesungguhnya masing-masing dari kita bertanggung jawab, menyampaikan risalah Islam. risalah dari sumber kehidupan semesta, kepada penghuni semesta.

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.
QS Ali ‘Imran (3): 104.

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.
QS Ali ‘Imran (3): 110.

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.
QS Al Anbiya’ (21): 107.

Selamat datang di Dakwah Semesta..

Apapun profesi kita, di manapun kita tinggal, mari bekerja..!!

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.
QS At Taubah (9): 105.

-fadhlijauhari-

2 responses to “Kita Sumur ataukah Pengangkut Air?

    • yap.. terkadang banyak hikmah berserakan di sekitar kita, namun luput dari pengamatan hati kita, saking terbiasanya kita dengan sebuah pemandangan…

TInggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s